Abstrak

ACTION: NUTRITION JOURNAL merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang gizi dan kesehatan. Institusi penerbit jurnal ini adalah Departemen Gizi pada Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan utama jurnal ini adalah meningkatkan kapabilitas penyampaian hasil penelitian melalui penyediaan medium untuk pendaftaran, diseminasi, dan pengarsipan karya ilmiah para peneliti, dosen, serta tenaga kesehatan gizi dan kesehatan lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Jurnal ini telah mencapai akreditasi Sinta 2 berdasarkan Keputusan Nomor 148/M/KPT/2020.

Sejak tahun 2023, frekuensi penerbitan telah ditingkatkan menjadi triwulanan, terbit pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. ACTION: NUTRITION JOURNAL beroperasi sebagai jurnal akses terbuka dan ditinjau sejawat, menggunakan lisensi CC BY-SA, di mana penulis mempertahankan hak cipta dan hak publikasi tanpa pembatasan. Cakupan penelitian mencakup epidemiologi gizi, kebutuhan diet, investigasi metabolik, komposisi tubuh, energi, nafsu makan, stunting, wasting, dan obesitas. Jurnal ini juga menjalin kerja sama dengan organisasi gizi, yaitu PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia), untuk memperkuat kontribusinya dalam ranah ilmu gizi.

Mandat dan Visi Institusional

ACTION: NUTRITION JOURNAL didirikan dengan mandat yang jelas untuk menjadi referensi utama dalam publikasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan yang berakar pada konteks lokal namun memiliki jangkauan global. Penerbitan jurnal ini merupakan cerminan dari tanggung jawab akademik Departemen Gizi Kesehatan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten tetapi juga berkontribusi pada khazanah ilmu pengetahuan melalui penelitian yang teruji.

Tujuan penerbitan ini melampaui sekadar publikasi rutin; jurnal ini berupaya menciptakan ekosistem di mana temuan-temuan penting mengenai status gizi, kebutuhan diet, dan efektivitas intervensi dapat diakses secara luas. Jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya ilmiah penulis di bidangnya, mencakup nutrisi komunitas, nutrisi klinis, teknologi pangan terkait gizi, dan nutrisi institusional.

Perkembangan dan Pengakuan Ilmiah

Evolusi ACTION: NUTRITION JOURNAL menunjukkan komitmen terhadap peningkatan mutu. Jurnal ini telah beroperasi dalam mode akses terbuka sejak tahun 2016. Salah satu tonggak penting dalam perjalanan jurnal ini adalah perolehan akreditasi Sinta 2 melalui Keputusan Re-Akreditasi Penelitian dan Teknologi dengan Nomor 148/M/KPT/2020. Peringkat Sinta 2 menempatkan jurnal ini dalam kategori jurnal ilmiah nasional yang telah memenuhi standar kualitas tertentu yang ditetapkan oleh otoritas riset nasional.

Seiring dengan upaya peningkatan mutu dan jangkauan, frekuensi penerbitan jurnal ini juga mengalami penyesuaian strategis. Sejak tahun 2023, ACTION: NUTRITION JOURNAL meningkatkan periodesitasnya menjadi terbit tiga bulanan, dengan jadwal publikasi tetap pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Peningkatan frekuensi ini mengindikasikan peningkatan volume manuskrip yang diterima dan kesiapan redaksi untuk memproses penelitian berkualitas secara lebih cepat. Informasi sitasi dari jurnal ini dapat dipantau melalui Indeks Google Scholar.

Kerangka Kerja Kolaboratif

Kualitas dan relevansi jurnal ilmiah sering kali diperkuat melalui kemitraan strategis. ACTION: NUTRITION JOURNAL telah mengukuhkan kerja sama dengan organisasi gizi terkemuka di Indonesia, yaitu PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia). Kerja sama ini diresmikan melalui Perjanjian Kerja Sama dengan Nomor HK.03.01/753/2020 dan Nomor 321/DPP-PERSAGI/SEK/IV/2020. Kemitraan dengan asosiasi profesi seperti PERSAGI memastikan bahwa topik penelitian yang diangkat dan standar peninjauan sejawat tetap selaras dengan kebutuhan praktik profesional di lapangan. Selain itu, fokus jurnal yang mencakup bidang kesehatan secara umum memungkinkan cakupan yang lebih luas, termasuk aspek kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, higienitas dan sanitasi, kesehatan mulut, serta penanganan individu/keluarga dan komunitas.

Relevansi Konten dan Topik Utama

Cakupan tematik jurnal ini sangat luas, mencerminkan kompleksitas isu gizi modern. Kata kunci yang sering muncul dalam publikasi jurnal ini mencakup spektrum luas, mulai dari status gizi seperti stunting, wasting, dan obesitas, hingga faktor perilaku dan intervensi edukatif. Beberapa topik spesifik yang telah dieksplorasi meliputi:

  1. Intervensi Gizi Terapan: Penelitian mengenai dampak edukasi gizi interaktif melalui platform digital, seperti Instagram, terhadap praktik pemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6–12 bulan.
  2. Gizi Klinis dan Metabolik: Investigasi hubungan antara asupan nutrisi mikro (Vitamin A, C, E) dan makro (BCAA) dengan kadar penanda inflamasi (hs-CRP) pada anggota pusat kebugaran dewasa.
  3. Nutrisi Komunitas dan Stunting: Studi mengenai efektivitas pola makan sehat berbasis edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan terstruktur untuk memperbaiki status gizi anak stunting.
  4. Aspek Budaya dan Pangan Lokal: Kajian tentang bagaimana tradisi dan budaya lokal di membentuk kondisi gizi anak, menunjukkan pentingnya pendekatan antropologis dalam intervensi gizi.
  5. Teknologi Pangan: Penelitian mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal, seperti Asam Keumamah, sebagai alternatif makanan darurat, yang diproses di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi .

Keragaman topik ini menegaskan bahwa jurnal ini melayani berbagai disiplin ilmu dalam spektrum gizi dan kesehatan, mulai dari epidemiologi populasi hingga inovasi teknologi pangan.

Keberlanjutan dan Aksesibilitas

Sebagai jurnal akses terbuka (open access), ACTION: NUTRITION JOURNAL berkomitmen pada prinsip berbagi pengetahuan tanpa hambatan finansial bagi pembaca. Jurnal ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pembaca untuk mendistribusikan dan mengadaptasi karya, asalkan atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan karya turunan didistribusikan di bawah lisensi yang sama. Sementara itu, penulis tetap memegang hak cipta dan hak publikasi tanpa batasan. Komitmen terhadap akses terbuka ini sangat penting untuk memastikan bahwa hasil penelitian yang didanai publik atau yang relevan dengan kesehatan masyarakat dapat segera diimplementasikan oleh para pembuat kebijakan dan praktisi di garis depan.

Lokasi Institusional dan Jangkauan Operasional

Secara administratif, ACTION: NUTRITION JOURNAL diterbitkan dari alamat fisik Departemen Gizi Kesehatan, yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 168, Besar, 23352. Informasi kontak yang tersedia mencakup nomor telepon dan faksimile (0651 46126 / 0651 46121). Meskipun berlokasi di , mandat jurnal ini bersifat nasional dan internasional, memfasilitasi pendaftaran, diseminasi, dan pengarsipan karya secara global.

Implikasi Metodologis dan Penelitian Lanjutan

Keberadaan jurnal ini mendorong peneliti untuk menerapkan metodologi yang ketat. Dalam konteks penelitian intervensi, misalnya, studi mengenai rekomendasi berbasis pangan yang dioptimalkan (Optimized Food-Based Recommendations/FBR) yang dikembangkan menggunakan pemrograman linier (LP) dan diterjemahkan menjadi pesan kunci, menunjukkan kedalaman analisis yang diupayakan. Studi kasus seperti ini, yang berfokus pada pencegahan anemia pada remaja putri melalui edukasi gizi terintegrasi dalam sistem sekolah mingguan, mencerminkan upaya jurnal untuk mempublikasikan penelitian yang memiliki implikasi kebijakan yang jelas.

Lebih lanjut, upaya untuk menanggulangi isu gizi di , seperti stunting, memerlukan integrasi data dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian yang mengkaji faktor sosial yang mempengaruhi stunting, sebagaimana disinggung dalam konteks prevalensi tinggi di , memerlukan publikasi yang mampu menjangkau bukan hanya ahli gizi tetapi juga ahli sosiologi kesehatan dan kebijakan publik. ACTION: NUTRITION JOURNAL, dengan cakupannya yang mencakup nutrisi komunitas dan epidemiologi gizi, diposisikan untuk menjadi platform yang mengintegrasikan perspektif-perspektif tersebut.

Secara keseluruhan, Bab I ini menggarisbawahi bahwa ACTION: NUTRITION JOURNAL bukan sekadar publikasi berkala, melainkan sebuah institusi ilmiah yang didukung oleh otoritas kesehatan, terakreditasi secara nasional, dan berkolaborasi dengan asosiasi profesi, dengan tujuan utama memajukan ilmu pengetahuan gizi di Indonesia, dimulai dari basisnya di .

Eksplorasi Isu Gizi Kritis Melalui Studi Kasus

Studi yang dipublikasikan dalam ACTION: NUTRITION JOURNAL memberikan gambaran konkret mengenai isu-isu kesehatan yang menjadi fokus utama, khususnya yang berkaitan dengan populasi rentan dan konteks lokal .

A. Stunting dan Intervensi Komunitas

Stunting tetap menjadi prioritas kesehatan nasional, dengan prevalensi di dilaporkan tinggi pada tahun 2023. Jurnal ini menjadi wadah untuk mengevaluasi intervensi yang ditargetkan. Misalnya, terdapat penelitian mengenai efek dari pola makan sehat berbasis edukasi gizi dan penyediaan makanan tambahan terstruktur dalam upaya meningkatkan status gizi anak-anak yang mengalami stunting. Penelitian semacam ini seringkali mengukur parameter pengetahuan dan praktik ibu, seperti yang terlihat pada studi yang mengukur dampak edukasi gizi terhadap praktik pemberian makanan pendamping pada bayi usia 6–12 bulan.

Keberhasilan intervensi gizi seringkali bergantung pada pemahaman mendalam terhadap konteks budaya, seperti yang disoroti oleh kajian tentang bagaimana tradisi membentuk kondisi anak. Studi ini menggarisbawahi bahwa intervensi nutrisi yang berhasil harus terintegrasi dengan nilai-nilai sosial dan budaya setempat.

B. Nutrisi Klinis dan Kinerja Fisik

Jurnal ini juga mengakomodasi penelitian klinis yang lebih terfokus pada populasi spesifik, seperti atlet atau individu yang aktif secara fisik. Salah satu contoh adalah penelitian yang menginvestigasi kaitan antara asupan nutrisi tertentu (Vitamin A, C, E, dan BCAA) dengan kadar penanda inflamasi sistemik (hs-CRP) pada anggota pusat kebugaran dewasa. Penelitian ini relevan bagi pengembangan rekomendasi diet bagi atlet atau populasi yang memerlukan pemulihan optimal dari kerusakan otot, sebagaimana dibahas dalam literatur mengenai suplementasi asam amino rantai cabang.

Selain itu, upaya untuk mengatasi anemia pada remaja putri juga menjadi perhatian. Penelitian telah mengeksplorasi dampak penyediaan makanan ringan (snack bars) terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada kelompok ini. Dalam konteks ini, penelitian tersebut menggunakan kerangka kerja yang lebih kompleks, yaitu Rekomendasi Berbasis Pangan yang Dioptimalkan (FBR) yang dikembangkan menggunakan pemrograman linier (LP), yang kemudian diterjemahkan menjadi pesan kunci edukasi gizi selama 20 minggu di sekolah. Ini menunjukkan bahwa jurnal ini mempublikasikan penelitian yang mengaplikasikan model kuantitatif canggih dalam konteks gizi terapan.

C. Teknologi Pangan dan Ketahanan Pangan Lokal

Kontribusi jurnal dalam bidang teknologi pangan sangat penting untuk ketahanan pangan lokal. Penelitian eksperimental telah dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pangan tradisional sebagai sumber nutrisi alternatif dalam situasi darurat. Salah satu studi berfokus pada Asam Keumamah, makanan khas , sebagai alternatif makanan darurat. Penelitian ini melibatkan desain eksperimental yang ketat, menguji sampel Asam Keumamah yang telah diiradiasi dengan lima dosis berbeda dan disimpan selama 30 hari, yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi . Ini membuktikan komitmen jurnal dalam memvalidasi keamanan dan kualitas pangan lokal melalui metodologi ilmiah yang ketat.

Studi lain dalam teknologi pangan gizi mencakup peningkatan nilai nutrisi produk makanan yang lebih umum. Misalnya, terdapat penelitian yang menguji kandungan nutrisi dan atribut hedonik dari biskuit yang difortifikasi dengan bahan lokal, seperti peningkatan komposisi ungu atau fortifikasi dengan belut. Hasil penelitian ini seringkali disajikan dalam format tabel rinci mengenai atribut kualitas hedonik dan kandungan nutrisi, yang sangat penting bagi pengembangan produk pangan fungsional.